Film Animasi 3D Sudamala

Sabtu, 25 Januari 2014

Download Smadav 9.6 Terbaru 2014 dan Keygen Smadav Pro by Rippanacollections.blogspot.com

Download Smadav 9.6 Terbaru 2014 dan Keygen by Rippanacollections.blogspot.com Pada kali ini saya akan memberikan informasi tentang Download Smadav 9.6 Terbaru 2014. Pada hari Rabu, 22 Januari 2014. Pihak Smadav telah meresmikan Final Releasenya ke 9.6. Tak diragukan lagi bahwa Smadav menjadi Antivirus Indonesia yang terbaik, jadi silahkan Download Smadav 9.6 Full Version dan amankan Laptop/PC anda dari serangan Virus Berbahaya. Sebelum saya memberikan Link Free Download Smadav Terbaru 2014 ini, bisa anda baca terlebih dahulu Fitur yang ada di versi 9.6 ini. Cekidot... Fitur - Fitur Smadav 9.6 : Penambahan database 223 virus Perubahan tampilan utama Smadav 2014 Penyempurnaan proses instalasi Smadav Penambahan teknik pendeteksian virus pada USB (Extension-Heuristic) Perbaikan bug proteksi RTP pada 64-bit Foto Tampilan Smadav 9.6 Terbaru 2014 : Kumpulan Tampilan Foto Antivirus Smadav 9.6 Full Version 2014 Download Smadav rev. 9.6 Full Version : Download Smadav 9.6 http://www.smadav.net/download/ Keygen Smadav Pro 083820052695 Apakah sudah mendownload ? Sangat ringan, nyaman dan tidak menggangu anda browsing itulah kelebihan Smadav dan satu lagi yaitu Gratis! Jadi tunggu apa lagi untuk Download Smadav versi 9.6 Gratis.

maos saklengkapipun......

Rabu, 03 Juli 2013

Pemanfaatan limbah plastik opp teknik makrame dan kayu sebagai perancangan produk Kerajinan tangan

Pendahuluan
Limbah memang merupakan masalah utama di setiap kota dan menjadi persoalan yang belum dapat diatasi walaupun arah kesana sudah diupayakan. Limbah plastik merupakan limbah yang tidak dapat terurai oleh bakteri(Vesilind et al, 2003). Masyarakat semakin maju dan berkembang sehingga kebutuhan sehari-harinya pun semakin bertambah. Setiap hari manusia selalu menghasilkan sampah terutama sampah plastik, baik itu rumah, di perkantoran, di pabrik-pabrik, di pasar, bahkan di jalanan sekalipun. Dimana-mana selalu ada produk makanan atau barang yang habis masa ekonomisnya sehingga dianggap sudah tidak diperlukan lagi dan dibuang menjadi sampah. (Sudiarno :2006)
Jenis limbah plastik yang timbul terdapat berbagai macam jenis, misalnya plastik HDPE,LDPE,OPP, dan masih banyak lainnya(Hadi permana, 2009). Plastik OPP dalam vanishing cetak merupakan limbah yang mempunyai jumlah melimpah. Menurut observasi yg dilakukan di daerah Surakarta dan sekitarnya menghasilkan limbah plastik OPP per hari kurang lebihnya dua ribu kilo. Limbah tersebut belum ada penanganan khusus, limbah tersebut hanya di biarkan begitu saja dan belum adanya pendaur ulangan kembali. Apabila limbah OPP tersebut di biarkan secara terus menerus maka akan berdampak pada lingkungan sekitar misalnya saja menjadikan pandangan tidak nyaman, dapat mengurangi kesuburan tanah, menyebabkan perubahan iklim.
Selain limbah plastik, limbah kayu juga belum maksimal dimanfaatkan menjadi bahan baku yang lebih bermanfaat dan berguna bagi masyarakat. Limbah kayu untuk dmanfaatkan sebagai kerajinan tangan juga masih jarang keberadaannya.
Permasalahan diatas dapat di jadikan potensi terutama dalam pengembangan ipteks dan nilai expert. Oleh karena itu pewujudan karya yang telah dikembangkan oleh Mursidah yaitu dengan mendaur ulang limbah plastik OPP teknik makrame dan limbah kayu yang di aplikasikan dalam bentuk kerajinan tangan.
Dengan terciptanya sistem ini, diharapkan adanya suatu instrumen yang penting dalam pengelolaan dan pengolahan sampah karena pengelolaan dan pengolahan sampah berdampak langsung pada kualitas lingkungan hidup. Selain itu, program pemanfaatan sampah plastik ini akan berdampak langsung pada perekonomian karena memberikan lapangan kerja baru dan memajukan perekonomian masyarakat dan dengan mengangkat plastik sebagai bahan baku pembuatan produk yang baru, diharapkan akan memberi hal yang baru di dunia pengolahan limbah plastik.
Mursidah bekerjasama dengan galeri “Rumah Kriya Kita” mengembangkan produk Kerajinan tangan dengan teknik makrame karena masih jarangnya produk ini dipasaran. Selain itu, makrame merupakan salah satu kerajinan tangan yang telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia dan sebagai penerus bangsa kita harus melestarikan kekayaan budaya tentang seni ikat mengikat yaitu teknik makrame. Selain Kerajinan dari limbah plastik Mursidah juga mengembangkan usaha kerajinan tangan pernak pernik dari limbah kayu.
Berdasarkan latar belakang diatas, maka dirumuskan masalah yang akan diungkapkan adalah sebagai berikut, “Bagaimana merancang Kerajinan tangan yang berbahan baku limbah plastik OPP dan Kerajinan tangan dari lumbah kayu?”,Bagaimana menerapkan teknik makrame dengan limbah plastik OPP pada produk Kerajinan tangan dan apa saja kerajinan yang dapat dibuat ari limbah kayu sehingga limbah tersebut menjadi suatu produk yang mempunyai potensi dalam ipteks dan expert terutama dalam bidang tekstil aspek elemen interior?
Berdasarkan rumusan tersebut, dapat dijelaskan tujuan penulisan makalah ini yaitu memberi gambaran tentang desain produk yang berbahan baku limbah plastik OPP dan limbah kayu menjadi produk yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Profil usaha
Nama Perusahaan : Rumah Kriya Kita & Batik Kireina
Alamat Perusahaan : Jl. Raya Batu Jamus-Sragen Km-2
Segong, Mojodoyong, Kedawung, Sragen
Hp. 081 226 089 17
Nama Pengelola : Mursidah dan teman - teman
Alamat : Plosorejo RT/RW 01/II, Kuto, Kerjo, Karanganyar
Jenis Produk : Kriya dan Batik
Produk yang sedang dikembangkan :
-Pemanfaatan Limbah Plastik Opp sebagai bahan utama pembuatan Kap Lampu, Partisi.
-Kerajinan Tangan dari Kayu seperti Batok Kelapa, biji-bijian dan Kaloco atau buah Karet
-Batik Tulis dan Batik Cap
Pemanfaatan limbah plastik opp teknik makrame dan kayu sebagai perancangan produk
Kerajinan tangan

Pembahasan
Sampah adalah bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dalam pembikinan atau pemakaian barang rusak atau bercacat dalam pembikinan manufaktur atau materi berkelebihan atau ditolak atau buangan”. (Kamus Istilah Lingkungan, 1994). “Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis.” (Istilah Lingkungan untuk Manajemen, Ecolink, 1996). “Sampah adalah sesuatu yang tidak berguna lagi, dibuang oleh pemiliknya atau pemakai semula”. (Tandjung, Dr. M.Sc., 1982) “Sampah adalah sumberdaya yang tidak siap pakai.” (Radyastuti, W. Prof. Ir, 1996).
Dari semua pengertian itu dapat disimpulkan bahwa sampah adalah bahan atau barang selain zat cair dan gas yang sudah dibuang karena tidak terpakai lagi, tidak berguna atau tidak dikehendaki. (agus iskandar. 2006:1)
A. Jenis Sampah
2. Sampah Organik, Sampah Organik terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian, perikanan atau yang lain. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. Sampah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik. Termasuk sampah organik, misalnya sampah dari dapur, sisa tepung, sayuran, kulit buah, dan daun.
3. Sampah Anorganik, Sampah Anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti stein lees, plastik dan aluminium. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol, botol plastik, tas plastik, dan kaleng.(agus iskandar. 2006: 2)
Sampah plastik tidak dapat dihancurkan walaupun telah bertahun-tahun tertimbun di dalam tanah, sampah plastik akan tetap seperti wujudnya semula. Dibakar pun sampah plastik tidak akan menjadi abu.Sampah plastik sangat merusak lingkungan hidup manusia. Padahal sekarang, bahan plastik telah digunakan dimana-mana. Plastik dipakai untuk pembungkus, tali, alat rumah tangga, alat dapur, alat sekolah, dll. (agus iskandar.2006:5)
B. Jenis plastik
Pada tingkat bandar, lapak, dan sebagainya, masih saja kesulitan dalam membedakan jenis plastik sebab secara fisik banyak sekali kemiripan fisik walaupun sebenarnya berupa jenis plastik yang berbeda. Untuk kemasan produk yang dapat didaur ulang terdapat tanda tiga anak panah melingkar dan didalamnya memiliki nomor tertentu dari angka 1 sampai 7, sesuai dengan jenis masing-masing plastik. Untuk itu disini akan diidentifikasi atas produk yang ada berdasarkan jenis polimer pembentuknya, yaitu:
1. PETE/PET
Tanda ini biasanya tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya serta tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol plastik, berwarna jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya.
Botol jenis PETE/PET ini disarankan hanya untuk sekali pakai. Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker dalam jangka panjang. Bahan PETE ini pun berbahaya bagi pekerja yang berhubungan dengan pengolahan maupun botol daur ulang botol PETE. Pembuatan PETE menggunakan senyawa antimoni trioksida. Senyawa ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan dengan menghirup udara yang mengandung senyawa tersebut. Seringnya menghirup senyawa ini dapat mengakibatkan iritasi kulit dan saluran pernapasan. Mayoritas bahan PETE di dunia digunakan untuk serat sintesis dan bahan dasar botol kemasan. Di dalam pertekstilan, PETE biasa disebut dengan polyester.
2. HDPE
Pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, Tupperware, galon air minum, kursi lipat dan lain-lain. Botol plastik jenis HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. Merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya. Sama seperti PETE, HDPE juga disarankan hanya untuk sekali pemakaian karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.
3. V/PVC
Tertulis (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V. V itu memiliki arti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap) dan botol-botol. Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. PVC mengandung DEHA(diethylhydroxylamine) yang dapat bereaksi dengan makanan yang dikemas dengan plastik berbahan PVC ini saat bersentuhan langsung dengan makanan tersebut karena DEHA ini lumer pada suhu -15°C.
Kebanyakan plastik seperti PVC, agar tidak bersifat kaku dan rapuh ditambahkan dengan suatu bahan pelembut (plastikizers). Beberapa contoh pelembut adalah epoxidized soybean oil (ESBO), di(2-ethylhexyl)adipate (DEHA), dan bifenil poliklorin (PCB) yang digunakan dalam industri pengepakan dan pemrosesan makanan.
a. Bahan pelembut seperti PCB sekarang sudah dilarang pemakaiannya karena dapat menimbulkan kematian jaringan dan kanker pada manusia (karsinogenik). Tanda dan gejala dari keracunan ini berupa pigmentasi pada kulit dan benjolan-benjolan, gangguan pada perut, serta tangan dan kaki lemas. Sedangkan pada wanita hamil, mengakibatkan kematian bayi dalam kandungan serta bayi lahir cacat.
b. Bahan pelembut lain yang dapat menimbulkan masalah adalah DEHA. DEHA mempunyai aktivitas mirip dengan hormon estrogen (hormon kewanitaan pada manusia). Berdasarkan hasil uji pada hewan, DEHA dapat merusakkan sistem peranakan dan menghasilkan janin yang cacat, selain mengakibatkan kanker hati. Untuk menghindari bahaya yang mungkin terjadi jika setiap hari kita terkontaminasi oleh DEHA, maka sebaiknya kita mencari alternative pembungkus makanan lain yang tidak mengandung bahan pelembut, seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun pisang misalnya).
c. Bahaya lain yang dapat mengancam kesehatan kita adalah jika kita membakar bahan yang terbuat dari plastik. Pembakaran plastik ini dapat mendatangkan masalah tersendiri bagi kita. Plastik yang dibakar akan mengeluarkan asap toksik yang apabila dihirup dapat menyebabkan sperma menjadi tidak subur dan terjadi gangguan kesuburan. Pembakaran PVC akan mengeluarkan DEHA yang dapat mengganggu keseimbangan hormon estrogen manusia. Selain itu juga dapat mengakibatkan kerusakan kromosom dan menyebabkan bayi-bayi lahir dalam kondisi cacat.
d. Bahan pelembut ESBO (epoxidized soybean oil) juga biasa digunakan sebagai insektisida. Sejauh ini, bahaya bahan pelembut ini bagi kesehatan manusia belum ada/dalam penelitian. Sedangkan bagi lingkungan, ESBO mampu membunuh zooplankton, dan hal ini berakibat pada terganggunya rantai makanan hewan-hewan laut. Hal tersebut pun akan berdampak pada terganggunya sumber protein, khususnya ikan, bagi manusia.
4. LDPE
Logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE. LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastik, dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek. Sifat mekanis jenis LDPE ini adalah kuat, tembus pandang, fleksibel dan permukaan agak berlemak, pada suhu 60 derajat sangat resisten terhadap reaksi kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, dapat didaur ulang serta baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibelitas tapi kuat. Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.
5. PP
Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap.
Jenis PP (polypropylene) ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi.
6. PS
Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS. Biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain. Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang. Bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6. Namun, bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga dan meninggalkan jelaga.
7. OTHERS
Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya, serta tulisan OTHER. Untuk jenis plastik 7 Other ini ada 4 macam, yaitu: SAN – styrene acrylonitrile, ABS – acrylonitrile butadiene styrene, PC – polycarbonate, Nylon. Dapat dtemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat rumah tangga, komputer, alat elektronik dan plastik kemasan. Biasanya SAN terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi dan sikat gigi. Sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa. Bahan-bahan ini merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman. PC (polycarbonate) dpt ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippy cup), botol minum polikarbonat dan kaleng kemasan makanan serta minuman, termasuk kaleng susu formula. (Hadi permana, 2009:17)
8. OPP
Terdapat pula jenis plastik yang tergolong plastik OPP, plastik OPP juga terdapat tingkatan-tingkatan tertentu. Golongan plastik OPP ini yaitu biasanya digunakan sebagai pembungkus pakaian, pembungkus kue, dan ada pula yang digunakan dalam proses percetakan. Sifat dari plastik ini yaitu bening, tahan panas, dan lentur.
Usaha daur ulang plastik, juga sangat berperan dalam membantu dan memelihara kebersihan lingkungan. Berbagai sampah plastik tersebut jika dibiarkan akan menjadi timbunan sampah, yang lama-kelamaan merupakan ancaman bencana yang berbahaya, seperti yang belum lama ini terjadi. Berbagai sampah plastik tersebut tidak dapat terurai sehingga tidak ramah atau berbahaya bagi lingkungan.
Limbah plastik merupakan masalah yang sudah dianggap serius bagi pencemaran lingkungan khususnya bagi pencemaran tanah. Bahan limbah tersebut merupakan bahan yang tidak bisa terurai oleh bakteri. Dan alangkah baiknya jika limbah tersebut dapat digunakan lagi dengan cara mendaur ulang dan dijadikan produk baru. Upaya pengelolaan daur ulang limbah an organik telah banyak dilakukan oleh pemerintah, seperti dengan menyediakan tempat sampah yang sudah dipecah menjadi beberapa kategori sampah (sampah basah dan sampah kering). Akan tetapi strategi ini masih belum memberikan hasil yang signifikan. Dengan kata lain, manajemen yang ada saat ini belum sepenuhnya berjalan efektif. Masih banyak masyarakat yang membuang sampah tidak berdasarkan kategori sampah
Usaha daur ulang juga sangat berperan dalam membantu dan memelihara kebersihan lingkungan. Berbagai sampah tersebut jika dibiarkan akan menjadi timbunan sampah, yang lama-kelamaan merupakan ancaman bencana yang berbahaya, seperti yang belum lama ini terjadi. Berbagai sampah an organik tersebut tidak dapat terurai sehingga tidak ramah atau berbahaya bagi lingkungan.
Konsep pengelolaan dan pengolahan sampah secara tradisional sudah mulai ditinggalkan oleh beberapa kota besar di Indonesia. Sebagai contohnya yaitu penduduk Ubud, Bali, yang telah memulai mengolah limbah menjadi biogas sebagai energi untuk memasak dan penerangan rumah (Salim, E., 2005). Lalu Masyarakat Dusun Badegan, Bantul, DI Yogyakarta yang telah mendirikan Bank Sampah mengubah sampah domestik mereka menjadi uang (Kompas, 2008). Bank Sampah tersebut juga bermanfaat untuk mengurangi volume sampah domestik yang akan dibuang ke TPS. Dari contoh-contoh tersebut menunjukkan bahwa masyarakat di tingkat bawah (rumah tangga) dari beberapa kota di Indonesia sudah mulai terlibat langsung dalam melaksanakan konsep pengelolaan sampah secara modern, yaitu dengan konsep 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle).


C. Makrame
Kata makrame berasal dari bahasa Turki. (Turki: Ma-kra’ma atau Miqramah) Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, dijelaskan : bentuk suatu kerajinan simpul-menyimpul dengan menggarap rangkaian benang pada awal atau akhir suatu hasil tenunan, dengan membuat berbagai simpul pada rantai benang tersebut sehingga terbentuk aneka rumbai dan jumbai. Kerajinan menyimpul atau mengikat tali sudah lama dikenal di Negara kita. Sebagai contoh dapat kita lihat alat penangkap ikan, seperti jala, jaring, sair (sunda), bahkan sampai perlengkapan pakaian, seperti topi, sarung tangan, kaos kaki, keranjang atau tas, dan masih banyak lagi contoh lainnya, yang semuanya dikerjakan dengan teknik simpul, dengan mengandalkan ketrampilan tangan, tanpa menggunakan alat bantu mesin.
Dari kebiasaan membuat simpul yang fungsional dan artistik itu pada akhirnya muncul seni kerajinan yang khusus menggunakan teknik ikat-mengikat tanpa bertujuan menguatkan benda lain seperti yang semula dilakukan.
Banyak jenis kerajinan makrame yang sepenuhnya merupakan kegiatan ikat mengikat yang tidak untuk mengikatkan ujung sesuatu tenunan seperti yang semula dilakukan. Di antara jenis-jenis kerajinan simpul atau makrame yang sering kita lihat adalah hasil karya berupa: ikat pinggang, penghias gerabah atau keramik, tas, hiasan dinding, keranjang untuk menggantung tanaman, gorden, gelang, topi, rompi, taplak meja dan sebagainya. Pokoknya demikian banyak
benda yang dapat dibuat dengan teknik makrame atau menyimpul.
D. Simpul-Simpul Dasar Makrame
Untuk keperluan latihan awal belajar makrame, di Gambar-gambar ini akan disajikan simpul-simpul dasar yang mendasari bentuk-bentuk karya yang disebutkan di atas.
Sebelum berlatih menyimpul, siapkan dulu tali yang ukurannya sesuai kebutuhan. Diusahakan tali yang dipakai memiliki sifat lentur atau tidak kaku,biasanya menggunakan tali bahan plastik, nilon atau katun. Beberapa jenis simpul dasar yaitu:




E. Teknik Anyam Makrame
Masna Tanudimadja dalam bukunya Terampil Menganyam Bambu Halus (2008: 5), mengatakan bahwa menganyam merupakan salah satu karya yang sudah tidak asing lagi di seluruh Indonesia. Prinsip dasar dari anyaman sama dengan prinsip dasar dari tenunan dimana ada pakan dan ada lusi. Lusi merupakan bahan yang diposisikan dengan arah vertikal sedangkan pakan merupakan bahan yang diposisikan dengan arah horisontal.
Budiyono dalam bukunya Kriya Tekstil Jilid 3 (2008: 421), menjelaskan bahwa teknik anyaman sama dengan teknik tenun yang merupakan teknik dalam pembuatan kain yang dibuat dengan azas (prinsip) yang sederhana yaitu dengan menggabungkan benang secara memanjang dan melintang. Dengan kata lain bersilangnya antara benang lusi dan pakan secara bergantian.
Macam dari teknik anyaman sangat berfariasi, dalam eksperimen Kerja Profesi penulis mengaplikasikan beberapa teknik anyaman, yaitu:
a. Anyaman Langkah Satu (Anyaman Sasag)
Anyaman langkah satu (anyaman sasag) merupakan anyaman dengan langkah angkat satu kemudian ditumpangi satu. Pengertian dari angkat satu tumpang satu yaitu untuk satu angkatan deretan lusi ditumpangi satu pakan begitu terus sebaliknya. Anyaman ini merupakan anyaman paling dasar dalam pembuatan anyaman (Masna, 2007: 14).

b. Anyaman Langkah Dua (Anyaman Kepang)
Anyaman langkah dua (anyaman kepang) merupakan anyaman dengan langkah angkat dua kemudian ditumpangi dua. Maksud dari langkah yang dijelaskan yaitu untuk setiap langkah anyaman diambil dua bahan untuk ditumpangi dua bahan begitu terus secara bergantian baik pakan maupun lusi (Masna, 2007: 33).




c. Anyaman Lingkar
Anyaman lingkar merupakan anyaman dengan arah melingkar. Anyaman ini biasanya menggunakan 20-24 bahan untuk mendapatkan lingkar penuh. Langkah dari anyaman ini selain melingkar juga terdapat anyaman dasar yaitu anyaman sasag dan anyaman kepang. Aplikasi produk dari anyaman ini seperti: pelengkap interior, perabot rumah tangga, dan lain-lain.

d. Anyaman Truntum
Anyaman truntum adalah anyaman dengan mengadopsi motif truntum. Anyaman ini merupakan pengembangan dari anyaman-anyaman yang sudah ada. langkah pengerjaan dari anyaman ini terdiri dari 2 langkah yaitu langkah anyaman segi enam kemudian dilanjutkan dengan anyaman sisip. Anyaman segi enam merupakan anyaman dasar dari anyaman ini, sementara anyaman sisip digunakan untuk pembentukan motif dan penguat dari anyaman.




Contoh bahan plastik OPP dan anyam limbah plastik opp dengan teknik makrame















Simpul pipih simpul kordon






Simpul jasmine simpul mut
F. Produk Lampu Bahan baku Limbah Plastik OPP Kerajinan teknik Makrame
1. Lampu meja
Lampu hias interior ini adalah lampu hias meja yang mengambil bentuk persegi dan ada bentuk daun di dalamnya. Karya ini dengan ukuran 30 x 25 cm difungsikan sebagai penerangan meja ruang tamu.
Teknik macramé yang digunakan dalam karya ini yaitu simpul pipih dan simpul kordon. Warna yang digunakan yaitu warna yang ditimbulkan dari warna plastic itu yaitu warna bening.
Pada dacgraund di gunakan simpul pipih dan pada bentuk daun digunakan simpul kordon untuk memunculkan bentuk daun tersebut.
a. Sketsa desain





b. Ilustrasi desain
\


c. Gambar teknik






d. Foto produk




















2. Lampu lantai
Lampu hias interior ini adalah lampu hias lantai dengan tinggi 175 cm, mengambil bentuk pohon yang di desain lebih simpel. Karya ini difungsikan sebagai penerangan pada sudut ruangan.
Teknik macramé yang digunakan dalam karya ini yaitu simpul pipih dan simpul kordon. Warna yang digunakan yaitu warna yang ditimbulkan dari warna plastic itu yaitu warna bening.
Lampu yang digunakan yaitu lampu uplight karena juga untuk menonjolkan bentuk yang tinggi, agar cahayanya naik sampai diatas.

a. Sketsa desai





b. Ilustrasi desain







c. Gambar teknik








50 cm
d. Foto produk















G. Dokumentasi Kerajinan tangan Limbah Kayu
Produk Limbah Kayu 


Penutup
Simpulan
Pemanfaatan limbah plastik Opp sebagai perancangan produk kerajinan tangan teknik makrame dan limbah kayu dapat di jadikan potensi terutama dalam pengembangan ipteks dan nilai expert. Oleh karena itu pewujudan karya yang telah dikembangkan oleh Mursidah yaitu dengan mendaur ulang limbah plastik OPP dijadikan bahan baku kerajinan tangan teknik makrame dan limbah kayu dijadikan souvenir dan kerajinan tangan. Dengan terciptanya sistem ini, diharapkan adanya suatu instrumen yang penting dalam pengelolaan dan pengolahan sampah karena pengelolaan dan pengolahan sampah berdampak langsung pada kualitas lingkungan hidup. Selain itu, program pemanfaatan sampah plastik ini akan berdampak langsung pada perekonomian karena memberikan lapangan kerja baru dan memajukan perekonomian masyarakat dan dengan mengangkat plastik sebagai bahan baku pembuatan produk yang baru, diharapkan akan memberi hal yang baru di dunia pengolahan limbah plastik.Selain Limbah plastik, limbah kayu juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kerajinan tangan dalam pembuatan souvenir. Diharapkan usaha ini akan memberikan manfaat bagi pengusaha itu sendiri dan masyarakat pada umumnya.
Pada pemanfaatan limbah plastik OPP teknik makrame dibuat kerajinan tangan dipilih karena masih jarangnya produk ini dipasaran. Selain itu, makrame merupakan salah satu kerajinan tangan yang telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia dan sebagai penerus bangsa kita harus melestarikan kekayaan budaya tentang seni ikat mengikat yaitu teknik makrame. Pada pemanfaatan limbah kayu pada pembuatan pernak-pernik dan souvenir menggunakan batok kelapa, biji-bijian, Kaloco/buah karet, dan kayu lainnya.
Produk yang dihasilkan dari pengolahan limbah plastik OPP dipadu dengan teknik makrame yaitu kap lampu meja dan kap lampu lantai. Kerajinan tangan dari limbah kayu berupa souvenir, tempat pensil, jam weker , dan celengan.



DAFTAR PUSTAKA

Daryanto. 1995. Masalah Pencemaran. Bandung : Trasito
Dian, Aksara. 2006. Polusi Air.Bandung : Puri Pustaka
Imam Ismoyo, Hendargo. 1994. Kamus Istilah Lingkungan Hidup. Jakarta : PT. Bin Arena Pariwara
Iskandar, Agus. 2006. Daur Ulang Sampah. Jakarta: Azka Press
Masna Tanudimadja. 2007. Terampil Menganyam Bambu Halus. Bandung: PT. Kiblat Buku Utama.
Permana, Hadi. 2009. Pencemaran Desa. Bandung : Citra Praya
Puspo, Goet. 2005. Pemilihan Bahan Tekstil. Yogyakarta:Kanisius
Sanyoto, Ebdi. 2005. Dasar-Dasar Tata Rupa dan Desain.Yogyakarta: Arti Bumi Intaran
Soeriaatmadja, R.E. 1977. Ilmu Lingkungan. Bandung : ITB







Sudiarno, Adithya. 2006. Integrasi Ergonomi Total dan Ekologi pada Pemodelan Sistem Manajemen Sampah di Kota Surabaya Menuju Kota Ecopolish. Laporan Tesis. Jurusan Teknik Industri ITS, Surabaya
Vesilind, Worrell, dan Reinhart. 2003. Solid Associates. Waste Engineering. Brooks/Cole Thomson

maos saklengkapipun......

Jumat, 01 Maret 2013

Segala usaha cowok dikorbankan demi merebut hati wanita

Segala usaha dikorbankan cowok demi merebut hati wanitaTRIBUNNEWS.COM Laki-laki sering bikin bingung perempuan terkait urusan asmara. Ketika masa pendekatan, pria menggebu-gebu mengejar pria. Segala usaha dikorbankan demi merebut hati wanita. Tapi begitu wanita itu luluh, pelan-pelan pria jadi berkurang romantismenya. Puncaknya, ketika diajak serius berkomitmen, pelan-pelan pula ia menjauh. Padhaal laki-laki ingin mengejar perempuan saat PDKT, dengan menaklukkannya. Sedangkan perempuan ingin mendapat usaha laki-laki yang telah mengejarnya, mereka saling tertarik, dan bisa menjalin hubungan yang lama. Tapi ketika datang ke komitmen, laki-laki menjauh dan kemudian situasinya terbalik. Bahkan ada yang pergi dan mengejar perempuan lain. Hal inilah yang membuat perempuan sering mengeluh bahwa laki-laki jauh lebih baik mengejar ketika PDKT, dibandingkan dengan hubungan yang sebenarnya. BoldSky.com mengajak perempuan mencari tahu mengapa laki-laki seperti itu. - Tidak Ada Aturan Saat "Pengejaran" Ketika kita mengatakan semuanya adil dalam cinta dan "perang", kita sebenarnya berbicara tentang pengejaran. Laki-laki dapat bertindak mengesankan seorang perempuan dan itu tidak salah. Dan ketika sang perempuan memasuki hidup sang pasangan dengan aturan-aturan, laki-laki akan membencinya. - Memompa Adrenalin Kebanyakan laki-laki adalah pemburu adrenalin, mereka senang mendapatkan kesenangan dalam hidup mereka. Dan apa yang bisa lebih menarik daripada mengejar seorang perempuan? Laki-laki mendapatkan adrenalin besar ketika mengajak pergi dan merebut hati sang wanita. Tapi ketika datang ke komitmen, pria akan kehilangan adrealin rush-nya. - Ego Meningkat Perempuan biasanya berpikir bahwa menjadi "pengejaran" oleh laki-laki memberikannya dorongan ego. Padahal laki-laki ingin mengejar karena ingin meningkatkan ego mereka juga. Mengejar saat PDKT tidak mungkin sangat menguji diri sendiri, tetapi ketika seorang gadis menang di atas angin, justru memberikan laki-laki ego tinggi. Ia berpikir bahwa ia mampu berhasil menyelesaikan sebuah pengejaran PDKT yang mulus. -Tidak Bertanggungjawab Tipe laki-laki yang hanya ingin mengejar perempuan dan tidak mau terlibat ke hubungan serius, bisa jadi kerena ia tak mau bertanggung jawab. Ketika laki-laki mencoba menarik seorang perempuan, ia tidak harus berpikir tentang rumah tangga atau berkompromi pada kehidupan pasangannya. - Perempuan Memberi Ruang Ketika kita mengatakan bahwa laki-laki hanya suka mengejar, setengah dari perkataan kita adalah kebenaran. Pasalnya, laki-laki ingin mengejar karena sang perempuan juga ingin dikejar. Jika perempuan memberi ruang PDKT, laki-laki akan memiliki kesempatan untuk mengejar mereka dan keduanya akan bosan sampai mati. Ini beberapa alasan utama laki-laki, mengapa ingin mengejar perempuan. Jika sang perempuan ingin membuat diri mereka dikejar saat PDKT, jaga laki-laki dalam situasi tersebut! (Agustina N.R)

maos saklengkapipun......

Rabu, 14 November 2012

Panggilan SAYANG buat orang tersayang ( pacar atau pasangan)

Panggilan SAYANG buat orang tersayang ( pacar atau pasangan) Kekanda(Kanda) saja dan dia panggil saya Adinda(Dinda) mas, dan dek! Abi & abibhech cowo ku = mas cewe = si manja eot dan iank bibble & nizzle kake & nene akang & nyai/ neng bebee & Chacha (bubuchacha) ato cha bee cha bee pepe & meme Kalo Kamu apa? Berikut beberapa tips untuk memilih nama panggilan sayang buat pacar yang bisa kamu coba. Simak baik-baik yah! icon smile CiriCara: Cara Memilih Panggilan Sayang Buat Pacar

1. Dari segi fisik Memang agak terkesan kejam, jika menilai seseorang dari segi fisiknya. Tapi, kalau sudah bicara cinta, hal seperti fisik tidak akan menjadi masalah. Misalnya pacar kamu cowok memiliki perut sedikit buncit. Maka kamu bisa memberikan nama panggilan sayang “cit”. Atau pacar kita memiliki kulit putih, maka kita bisa memanggilnya dengan panggilan sayang “put”. icon smile CiriCara: Cara Memilih Panggilan Sayang Buat Pacar 2. Panggilan klasik Meskipun panggilan klasik, tapi ini bukan berarti dengan memberikan nama kuno untuknya. Panggilan klasik di sini kamu bisa memanggilnya dengan singkatan namanya. Misalnya nama Tari, dipanggil “Tar” atau Arum bisa dipanggil “Rum”. Bagaimana, terkesan akrab bukan? icon smile CiriCara: Cara Memilih Panggilan Sayang Buat Pacar 3. Dari benda kesayangannya Kamu bisa memberi dia nama panggilan berdasarkan benda kesayangannya. Misalnya pacar kamu menyukai boneka beruang, kamu bisa memanggilnya dengan sebutan “bear”. Atau bahkan kamu bisa memanggilnya “nyet” karena dia suka dengan boneka yang berbentuk monyet. Tapi, kamu harus hati-hati jika pacar kamu itu tersinggungan lebih baik cari nama yang lain aja! icon smile CiriCara: Cara Memilih Panggilan Sayang Buat Pacar 4. Warna kesukaannya Kamu bisa memanggilnya dengan warna kesukaannya. Jika pacar kamu suka dengan warna pink, kamu bisa memanggilnya dengan “pingky”. Atau jika dia suka dengan warna biru kamu bisa memanggilnya dengan nama “Blu”. Wah… terkesan jadi orang bule yah? Ha ha ha icon smile CiriCara: Cara Memilih Panggilan Sayang Buat Pacar 5. Dengan panggilan sayang yang sudah umum Jika kamu bingung menentukan nama panggilan buat pacar kamu, mungkin cara ini bisa kamu gunakan. Panggilan sayang yang sudah sering dan banyak orang gunakan untuk memanggil pacar mereka. Misalnya, honey, beb, sayang, my darling, my hero, hero, cintaku, dear, malaikatku atau bahkan, bidadariku. Ya terserah kamu mau pilih yang mana.. Read more at: http://ciricara.com/2012/01/05/ciricara-cara-memilih-panggilan-sayang-buat-pacar/ Copyright © CiriCara.com

maos saklengkapipun......

Rabu, 31 Oktober 2012

Three Always On (AON) 1Tahun tanpa Quota++

Harga Promo Rp. 15.000,- # Masa Aktif Internet 12bulan # Quota Reguler 50MB /bulan selama 12bln (total 600MB) Harga 25rb (Harga dipasaran mencapai 50rb) ++Quota dapat dipakai 24jam Apa kelebihan dari perdana ini? Kelebihannya adalah setelah Quota HABIS tetap bisa akses Full Speed ke 10 Situs Top : 1. Facebook 2. Google 3. Detik 4. Kaskus 5. Klik BCA 6. Kompas 7. Toko Bagus 8. Oke Zone 9. VIVA News 10. CHATING (FB messenger, YM, AOL, ICQ, gtalk, MSN)

...::Three Always On (AON) 1Tahun tanpa Quota++ :::... Pertama Kuota ++ regular: 50 MB/ Rp. 5.000, 700 MB/ Rp. 35.000, 1.25 GB/ Rp. 50.000, dan 3 GB/ Rp. 100.000. Kedua, Kuota ++ Kenyang Download (00 – 06.00): 500 MB/ Rp. 5.000, 1.5 GB/ Rp. 10.000, 10 GB/ Rp. 50.000 Daftar internet three AON, langsung saja hubungi *234# dari ponsel, setelah mendaftar jangan lupa atur setting konfigurasi sebagai berikut: • APN : 3gprs • User : 3gprs • Homepage : http://internet.tri.co.id • Proxy dan Port : kosong Settingan khusus Modem: • Dial up : *99# • Apn : 3gprs • Kosongkan yang lain Site : Rippanacollections.co.cc Hp. 085725562345

maos saklengkapipun......

Naga di PKM Karawitan Unnes depan B6

wahyudream@yahoo.com Naga di PKM Karawitan Unnes depan B6

maos saklengkapipun......

Senin, 22 Oktober 2012

SEJARAH SENI RUPA materi Senirupa FBS Unnes Oleh: Dewa Made Karthadinata

SEJARAH SENI RUPA Oleh: Dewa Made Karthadinata Minggu ke 2 Arti Sejarah dan Seni Rupa Namun Arti dan makna Kebudayaan perlu dimengerti sebab kebudayaanlah yang melatar belakangi Seni Kebudayaan terdiri dari kata budi dan daya, budi akal manusia dan daya artinya usaha atau upaya , jadi kebudayaan berarti daya upaya manusia dengan akal dan perbuatannya untuk mengatasi kebutuhan/tantangan hidup. Gazlba membagi kebudayaan menjadi tujuh bidang : 1. Sistem social yaitu tata hubungan antara manusia dengan manusia 2. Sistem Ekonomi yakni tata hubungan antara manusia dengan benda. 3. Sistem Politik yaitu tata hubungan antara manusia dengan kekuasaan 4. Sistem Pengetahuan dan teknik yaitu tata hubungan antara alam dan kerja 5. Sistem Seni yaitu tata hubungan antara manusia dengan bentuk-bentuk yang menyenangkan. 6. Filsafat yaitu tata hubungan antara manusia dengan kebenaran dan nilai. 7. Agama yaitu tata hubungan antara manusia dengan Tuhan Kuntjaraningrat kebudayaan adalah keseluruhan system gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupannya dalam masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Malinowski menyebutkan bahwa dalam kebudayaan terdapat tujuh unsure yang berurutan : 1. Bahasa 2. Sistem teknologi 3. Sistem Ekonomi 4. Sistem social 5. Sistem Pengetahuan 6. Religi 7. Kesenian Manusia dan Binatang : Dari biologi manusia banyak persamaannya dengan binatang ,bahkan dalam ilmu manusia juga termasuk dalam golongan binata ng.yaitu golongan binatang mamalia atau binatang menyusui, diantara gol . mamalia terdapat golongan yang lebih tinggi kecerdasannya, golongan ini disebut primat (kera dan manusia). Namun tetap terdapat perbedaan yang cukup mendasar yaitu manusia mahluk cerdas otak dan akal. Binatang berbuat atas nalurinya, jika lapar ia mencari makan, jika telah kenyang sisa makanannya ditinggal, binatang tidak berpikir, manusia dengan akalnya dapat memecahkan permasalahannya. Dengan alat manusia dapat mengatasi kebutuhan hidupnya. Kebudayaan dan Masyarakat : Manusia dan kebudayaan merupakan kesatuan yang erat. Akan tetapi hidup manusia sudah tentu ada kelahiran , hidup dan mati Oleh karena itu untuk melangsungkan kebudayaan perlu ada sekelompok masyarakat pendukungnya. Bahkan binatangpun dapat pula mewariskan kepandaiannya kepada keturunannya, missal membuat sarang dengan kodratnya, dari dulu membuat sarang burung itu tetap separti itu. Sedangkan manusia, ia dapat meneruskan kepandaian dari terdahulunya, kepandaian itu harus ditularkan dan menerimanya dengan belajar. Itulah kebudayaan dapat berkembang terus sesuai dengan kemajuan teknologi dan Seni di masyarakat. Perkembangan kebudayaan semakin tersebar seantero jagat, karena manusia pandai berbicara, bahasa adalah alat perantara yang utama, dengan bahasa kebudayaan semakin meluas. Betapa banyaknya juga ragam dan corak kebudayaan Indonesia sekarang, hal itu semua menunjukkan perkembangan dari masa ke masa, dalam perkembangan itu terdapat banyak sekali pengaruh-pengaruh dari luar dan pengaruh tersebut member corak dan sifat-sifat Kebudayaan merupakan pedoman menyeluruh yang berisi sistem-sistem pengetahuan, kepercayaan, gagasan, sistem nilai bagi segala tindakan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya Dalam sejarah kebudayan oleh para ahli budaya membagi zaman sejarah kebudayaan menjadi: 1. Zaman Prasejarah 2. Zaman Purba , yaitu sejak datangnya bangsa dan pengaruh hindu yang bberlangsung antara abad pertama sampa th. 1500.Masehi , yaitu p0unahnya kerajaan Majapahit. 3. Zaman Madia yaitu sejak datangnya agama dan pengaruh Islam sampai abad 19 4. Zaman baru/zaman modern yaitu sejak masukny anasir barat dengban teknologi modern dari tahun 1900 sampai sekarang. Pembagian zaman : Berdasarkan penyelidikan para ahli mengenai manusia pertama menunjukkan bahwa manusia berasal dari suatu bentuk yang paling rendah. Manusia secara evolusi merupakan perkembangan dari tingkat yang paling sederhana ke tingkat ke tingkat yang paling tinggi diantara semua mahluk, sehingga manusia menduduki puncaknya. Menurut para ahli geologi, waktu sejak terjadinya dunia samapai sekarang dapat dibagi: 1. Archaeikum, berlangsung 2500 juta th bumi masih panas belum ada kehidupan. 2. Paleozoikum zaman kehidupan paling tua berlangsung 3500 juta tahun. Pada zaman ini sudah ada kehidupan (jenis ikan, amphibi dan reptile) zaman ini dapat disebut pula zaman primer. 3. Mezozoikum (pertengahan) atau zaman secunder berkembang sekitar 140 juta th. Zaman ini jenis reptile, amphibi berkembang pesat hingga bentuknya besar-besar seperti dinosaurus (12 meter). 4. Neozoikum (zaman kehidupan baru) berlangsung sejak 60 juta th,zaman ini dibagi menjadi: a. Zaman tertier, jenis binatang menyusui sdh berkembang, reptil besar sdh semakin punah. Primat sdh ada sebagai nenek moyang binatang sekarang. Kera manusia sdh ada. b. Zaman quarter, sejak zaman inilah mulai adanya mahluk manusia,dengan bukti-bukti menunjukkan kira-kira 600.000 tahun yang lalu.(zaman diluvium/alluvium) sejak 20.000 sm hingga sekarang, hidup berkelompok Homo sapiens atau manusia cerdas. Sejak zaman itu timbul pra sejarah, karena sejak adanya manusia sdh terdapat kebudayaan dan sampai manusia mengenal huruf , bangsa Mesir mengenal huruf sejak 4000 th sm. Minggu ke 3 Kesenian Perasaan keindahan bagi manusia tertuang dalam hasil budidayanya yang disebut kesenian.Seni atau “art” aslinya bararti taknik, pertukangan, keterampilan yang dalam bhs. Yunani kuno sering disebut sebagai”techne” Di Eropah dibedakan antara keindahan umum dan keindahan karya seni. Inilah sebabnya lalu dikenal”fine art” atau “high art”, yang dibedakan dengan karya-karya seni, pertukangan. Sejak ini seni dianggap “artifact” atau karya bikinan manusia. Artefact (benda-benda pakai tidak indah, benda pakai indah dan benda-benda indah tetapi tdk ada kegunaan praktisnya. Selanjutnya ada beberapa ahli yang menyebutkan seni adalah segala macam keindahan yang diciptakan manusia.(suwatu prodak keindahan,suatu usaha manusia untuk men ciptakan yg indah-indah yang mendatangkan kenikmatan. Dengan seni, seniman memberikan, menyalurkan, memindahkan perasaannya kepada orang lain, sehingga orang itu merasakan apa yang dirasakan sang seniman. Dan seniman mengungkapkan perasaan akibat pengalaman hidupnya, bukan untuk kepentingannya sendiri, tetapi untuk kepentingan orang banyak. Seni merupakan mengutamakan pesan-pesan budaya yang mengandung unsur-unsur system budaya dari masyarakat yang bersangkutan. Maka dengan berkesenian masyarakat bermaksud menjawab/menginterprestasikan permasalahan kehidupaqn sosialnya, mengisi kebutuhan atau mencapai suatu tujuan bersama, seperti kemakmuran, persatuan, kemuliaan, kebahagiaan dan rasa aman berhubungan dengan yang gaib (supranatural) Kesenian sebagai mana kebudayaan adalah pedoman hidup bagi masyarakat pendukungnya dalam mengadakan kegiatan, yang di dalamnya berisikan perangkat-perangkat model bertindak. Model bertindak ini digunakan secara selektif oleh masyarakat pendukungnya untuk berkomunikasi dalam rangka memenuhi kebutuhan intergratifnya yang berkaitan dengan pengungkapan atau penghayatan estetiknya. Keindahan pada dasarnya merujuk pada pengertian berbagai hal yang mempersyaratkan adanya persentuhan selera, pemahaman dan kepekaan untuk membedakan dan mengapresiasi makna dari suatu bentuk karya manusia yang mengakibatkan tumbuhnya perasaan-perasaan seperti itu. Secara umum orang berpendapat bahwa kesenian adalah hasil ekspresi jiwa manusia terhadap keindahan. Keindahan pada dasrnya merujuk pada pengertian berbagai hal yang mempersyaratkan adanya persentuhan selera, pemahaman dan kepekaan untuk membedakan dan mengapresiasi makna dari suatu bentuk karya manusia yang mengakibatkan tumbuhnya perasaan-perasaan. Persentuhan,selera, pemahaman dan penghayatan yang menumbuhkan rasa pesona itu akan memperoleh maknanya jika orang yang terlibat di dalamnya menggunakan symbol-simbol yang dipahami bersama dalam konteks budayanya. Dalam berbagai keragamannya, perwujudan kesenian senantiasa terkait dengan penggunaan kaidah-kaidah dan symbol-simbol. Penggunaan symbol-simbol seni dalam seni, sebagaimana juga dalam bahasa, menyiratkan suatu bentuk pemahaman bersama di antara warga-warga masyarakat pendukungnya. Dalam perwujudan fisik atau bentuk karya seni, trcermin kaidah-kaidah intra estetik. Intra estetik ini secara menyeluruh dapat dipahami dalam latar kesenian dan kaitannya dengan lingkungan dan kebutuhan estetik, secara emperik hanya mungkin muncul karena adanya pranata seni. Ada beberapa jenis seni yaitu : 1.Hal-hal indah yang berkaitan dengan suara – seni music 2.Hal-hal yang berkaitan dengan visual- Seni rupa 3.Hal-hal yang berkaitan dengan rancang bangunan-arsitektur 4.Hal-hal yang mengutamakan gerak-seni tari 5.Hal-hal yang berkaitan dengan ekspresi gerak,mimic-seni drama. Dsb. Bentuk kesenian pada zaman Purba semua luluh dalam satu ungkapan kehidupan yang manunggal, baru kemudian secara berangsur-angsur berkembang menjadi bagian- bagian. Semula seni itu bentuk ungkapan, tidak terpisah menjadi seni tari, seni rupa, seni music, seni drama, seni kriya dsb. Sebuah karya seni dapat menggambarkan suasana gembira, sedih, marah, lucu dsb, dapat pula membawa kealam keparcayaan dan keluhuran agama. Seorang pengahayat perasaannya mudah tergetar dan hanyut ke dalam ekspresi seni itu. Sudjoko (1975) menyatakan bahwa seni member pengalaman khusus yang disebut pengalaman seni. Pengalaman seni adalah pengalaman rasa yang dirangsang oleh karya seni atau kegiatan seni. Seni rupa dapat dibagi menjadi 2 matra yaitu : 1. Seni rupa bermatra dua (2) mempunyai ukuran luas saja,sehingga seni bermatra dua hanya dapat diamati lewat arah depan.atau hanya mempunyai ukuran panjang x lebar. 2. Seni rupa bermatra tiga (3) adalah senirupa yang mempunyai masa, dapat massif maupun kosong ,sehingga dapat dilihat dari segala arah Menurut fungsinya seni dapat dibedakan: 1. Seni sacral adalah seni yang digunakan berfungsi untuk kepentingan hal-hal yang berhubungan dengan keagamaan. (Wali, Bebali, Balih-balihan) 2. Seni Fropan adalah seni yang berfungsi untuk hal-hal yang berhubungan dengan keduniawian. 3. Seni Monumental, adalah seni yang digunakan untuk meperingati para tokoh yg berjasa dalam hidupnya (peringatan kejadian). JENIS SENI 1. Berdasarkan demensi a. Seni rupa yang berdemensi dua; adalah hanya mempunyai ukuran luas saja, artinya tidak memiliki isi atau massa, sehingga hanya dapat diamati dari depan saja. Sudah barang tentu jika diamati dari samping tidak akan kelihatan bentuk dan isi nya. Atau dapat dikatakan pula seni rupa bermatra dua hanya memiliki panjang dan lebar. Sifatnya semu baik tekstur maupun perspektifnya, dalam hal ini adalah seni lukis, poster dsb. b. Seni rupa yang berdemensi tiga; yaitu seni rupa yang memiliki massa(isi). Seni rupa berdemensi tiga dapat dilihat dari berbagai arah (depan, samping, atas, bawah dan belakang), bentuknya dapat massif atau berongga. Sifatnya nya baik tekstur maupun bentuknya dapat diraba dalam hal ini seni patung dan seni relief. 2. Berdasarkan tujuan diciptakannya karya seni : a. Seni Terikat, yaitu seni rupa yang diciptakannya untuk maksud tertentu, yang berhubungan dengan kebutuhan lahiriah. Untuk itu maka ide dan ekspresi seniman tidak bebas, melainkan terikat oleh fungsi atau terapan atau applied art. b. Seni bebas atau seni murni, yakni seni rupa yang tidak terikat denganfungsi, diciptakan untuk memenuhi kebutuhan kepuasan bathin melulu.(free art atau fine art) seniman dalam hal ini hanya menciptakan karya seni mengutamakan keindahan estetika atau keindahan seni. 3. Ditinjau dari Perkembangannya, seni dapat dipilahkan: a. Seni Tradisional, yaitu penciptaan seni sesuai dengan lingkungan daerahnya, dapat pula berkaitan dengan yang gaib yang sifatnya sacral. Upacara-upacara keagamaan yang menggunakan karya seni sebagai sarana berdasarkan mitos dan magis, ini akan berkembang dan bertahan sesuai dengan para pendukungnya di masyarakat. Jika tidak ada dukungan seni tradisional itu akan hilang dengan sendirinya. b. Seni Kontemporel, yaitu seni baru yang diciptakan kekinian atau saat ini. Seni kontemporel tidak saja semata-mata ditentukan oleh bentuk baru, akan tetapi akan ditentukan oleh bentuk baru, dengan kreasi baru. Bentuk seni kontemporel dapat imitative, ekspresif, realistic, dan abstrak. c. Seni Pop, yaitu seni yang mencerminkan kesukaan para seniman. Biasanya karya-karyanya dikaitkan dengan budaya yang sedang popular atau budaya rakyat kebanyakan. Seni pop merupakan budaya massa, dan kadang-kadang dijiw2ai oleh rasa homor seniman. 4. Ditinjau menurut fungsinya seni dapat dibedakan sebagai berikut: a. Seni Sakral, Yaitu seni yang difungsikan sebagai sarana kegiatan upacara keagamaan. b. Seni Sekuler, yaitu seni yang berfungsi untuk hal-hal yang berhubungan dengan kebutuhan keduniawian, dan dapat dikatakan pula seni sebagai alat atau objek. Minggu ke 4 HASIL KESENIAN PRIMITIF DAN PRASEJARAH Seni bukan semata-mata perwujudan alam, melainkan juga dapat berupa lambang kejiwaan manusia sendiri lahirnya seni semacam itu tidak didukung oleh kemampuan manusia menggapai alam, melainkan tergantung pada kemampuan me ncipta, keinginan dan kemauan yang kuat. Corak ekspresif mendekati segi cipta yang bersumber pada kebebesan jiwa seseorang, menolak perwujudan alam yang realistic. O(rang premitifpun masih menunjukkan corak ekspresi ini. Pada zaman megalitikum timbul corak baru yang bersifat abstrak. Alam pikiran manusia ketika itu serba hayal mendekati perwujudan yang diperlambangkan. Zaman megalitikum, mereka menhendaki suatu kebahagiaan dan keabadian yang mutlak, dan ini dinyatakan dengan perantaraan perlambang. Di sinilah muncul lambing manusia, yaitu suatu perwujudan idioplastis manusia. Lambang-lambang perwujudan yang serba aneh dan diliputi oleh nrasa gaib ini menjadi milik manusia pada zaman prasejarah. Demikian segala corak, baik yang naturalis, impresif, maupun yang ekspresif tidak terikat oleh zaman pra sejarah menunjukkan sifat yang ekspresif. Mereka menggambar tidak terikat pada bentuk, melainkan hanya berdasarkan pad aide mereka sendiri. Oleh karena itulah kesenian pada zaman prasejarah menjadi sumber inspirasi seniman-seniman modern. Patung-patung pada zaman prasejarah yang mula-mula hanya dianggap benda-benda boneka, sekonyong-konyong mempunyai arti yang dalam dan merupakan sarana pendorong daya kresasi seniman modern. Kehadiran lukisan-lukisan pada dinding gua-gua pada zaman prasejarah ada persamaannya dengan dengan lukisan-lukisan pada dinding dan tiang-tiang rumah tempat upacara bagi masyarakat primitive yang sekarang masih hidup di daerah-daerah pedalaman. Mengenai warna yang digunakan pada lukisan-lukisan primitive kebanyakan menggunakan warna merah yang didapat dari hasil buruannya, agar supaya memperoleh hasil buruan maka mereka mengadakan upacara berburu dengan menombak buruan ,dimana sebelum mengadakan upacara nampaknya dipersiapkan terlebih dahulu lukisan sapi, babi, bahkan tangan-tangan menggambar dengan tekniki sablon, yaitu menempelkan tangan ke dinding goa, lalu disela-sela jeriji dilumuri dengan darah binatang hasil buruannya. Lukisan ini dapat di lihat di goa-goa Leang-leang di daerah Sulawesi selatan. Patung-patung perwujudan kekuatan alam sering diartikan sebagai patung-patung nenek moyang, begitu pula topeng-topeng yang biasa digunakan dalam upacara dan tarian dianggap sebagai topeng-topeng nenek moyang Patung ibu muncul dalam bentuk perlambang, sehingga bentuknya tidak seperti bentuk wanita sesungguhnya. Proporsi dan perbandingan anggota badan wa nita itu dibentuk sedemikian rupa sehingga sifat keibuannya Nampak berlebihan. Oleh karena itu hasil kesenian sejalan dengan fungsi kehidupan, kepercayaan, berkaitan itu maka lambang patung seorang ibu itu lambangkan kesuburan dan kebahagian dan selanjutnya patung tersebut dijadikan sarana pemujaan bagi masyarakat pendukung. SENI RUPA INDONESIA PADA ZAMAN PRASEJARAH Pada zaman Prasejarah dapat dibagi nmenjadi: 1. Zaman batu, Pada zaman ini alat-alat dibuat dari batu, kayu, tulang, tanduk, dsb. Zaman batu dapat dibagi menjadi 3 zaman: a. Zaman Batu Tua (Palaeolitkhicum), nzaman batu tua ini berlangsung kira-kira selama 600.000 tahun. Ciri-ciri zaman ini yaitu alat-alat dibuat dari batu yang pengerjaannya amat kasar dan alat ini tidak diasah. Manusia masih nomaden tidak punya tempat tinggal tetap. Jenis manusianya masih tergolong manusia purba (Pithecanthropus Erectus), manusia purba ini dapat membuat alat dari batu yang disebut “Chopper” alat penetak, alat ini ditemukan di Bijing dan di Daerah Ngandong dekat Ngawi. b. Zaman Batu Tengah (Mesolithicum) Kebudayaan Mesolithicum Indonesia mendapat pengaruh dari daratan Asia yang membawa corak sendiri. Kebudayaan baru yang dari Asia dibawa oleh orang-orang yang berasal dari Yunan kira-kira 2000-4000 SM. Peninggalan Mesolithicum terdapat di Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi dan Flores. Mereka sudah mempunyai tempat tinggal yaitu dalam Goa-goa, memproleh makanan dari hasil berburu dan bertani, sedangkan mereka yang hidup di pesisir pantai mereka memperoleh makanan dari laut yang berupa kerang. Rumah di pinggir pantai kebanyakan menggunakan rumah panggung sekedar untuk berteduh, belum membuat bangunan yang dihias dan masih sangat sederhana. Hidup mereka sudah bercocok tanam yang sangat sederhana dengan alat dari batu yang sudah di asah dihaluskan sesuai dengan keperluan(pable). Pable ini dianggap sudah mengenal kesenian karena alat pa ble itu sudah dihaluskan dan diusahakan menjadi bagus. Selanjutnya ada diketemukan sebuah alat dari batu yang sudah dihias dengan ornament garis-garis sejajar dan yang lainnya digambari bentuk seperti mata, dan alat-alat ini ditemukan ditumpukan kulit kerang yang disebut dengan nama Kyokkenmodinger. c. Zaman Batu Baru Pada zaman ini orang sudah membuat rumah, berarti mereka mulai bertempat tinggal tetap. Mereka telah pandai bercocok tanam, berternak, dan membuat barang-barang untuk keperluan hidupnya; seperti perabot rumah tangga, berupa pakaian dan periuk belanga. Penghidupannya tidak lagi food gathering, melainkan food producting. Mereka hidup berkelompok-kelompok, berarti telah bermasyarakat dan telah tercipta kerja sama antar anggota masyarakat yang diatur melalui tatacara tertentu. Barang-barang seni rupa yang menjadi bukti kemajuan hidup manusia neolithicum antara lain: 1). Kapak, pada zaman ini orang-orang telah membuat kapak dari batu yang diasah halus, merupakan karya seni pada zaman ini. Kapak pada Neolithicum ini berbentuk persegi dan lonjong. Kapak ini dibuat berbagai ukauran dari yang paling besar dan hingga bentuknya yang terkecil. Yang paling besar digunakan beliung dan yang kecil digunakan sebagai pahat. Kapak-kapak tersebut dibuat dari batu api dan ada pula yang dibuat dari batu chacedon. Kapak yang dibuat dengan bahan batu api nampaknya dibuat dibeberapa tempat lalu kapak itu diperjualbelikan lewat perdagangan barter. Kapak yang dibuat dengan bahan chaledon bentuknya sangat halus dan sangat indah serta tidak diperdagangkan karena tidak digunakan sehari-hari, tetapi digunakan sebagai tanda kebesaran atau perlengkapan upacara, bahkan ada yang menganggap sebagai jimat atau pusaka. 2). Perhiasan, pada zaman ini perhiasan dibuat dari batu, berupa cincin, gelang, kalung, benda perhiasan tersebut ada bentuknya kecil ada pula yang bentuknya besar. Gelang yang ukurannya paling besar tidak dipakai pada manusia tetapi itu digunakan sebagai pelengkap upacara. Demikian pula gelang yang paling kecil digunakan sebagai alat tukar (uang). Perhiasan tersebut dikenakan untuk menghias tubuh agar supaya menjadi indah atau lebih cantik bagi wanita dan gagah/berwibawa bagi laki-laki. 3). Tembikar, tembikar ini banyak ditemukan dalam gundukan batu kulit kerang di Sumatra, saying tembikar ini tidak ditemukan dalam bentuk yang utuh, hanya berupa pecahan-pecahan tembikar. Bentuknya sangat indah karena dalam pembuatannya untuk mengidahkannya mereka membuat tembikar diatas anyaman, sehingga Nampak ada hiasan anyaman. Bentuknya amat sederhana belum menggunakan alat putar. Barang tembikar setelah selesai dijemur panas matahari dan selanjutnya dibakar dengan menggunakan tungku lading. 4). Pakaian, hiasan pada tembikar diperkirakan orang pada zaman itu sudah mengenal tenun kain untuk membuat pakaian. Ada juga pakaian dari kulit kayu. 2. Zaman Kuningan, pada zaman ini di beberapa daerah terdapat alat-alat yang dibuat dari kuningan. 3. Zaman Perunggu, Zaman ini orang menemukan campuran antara tembaga dengan timah, yang disebut perunggu. Perunggu lebih kuat dari pada kuningan, amat baik untuk membuat alat-alat pertanian atau alat yang digunakan sehari-hari. 4. Zaman Besi, pada zaman ini orang melebur bijih besi dijadikan batang besi sebagai bahan untuk membuat alat-alat untuk keperluan hidup. Minggu ke 5 Kepercayaan Terhadap Roh Nenek Moyang Manusia yang masih hidup selalu menjaga hubungan baik dengan roh nenek moyang, sebab mereka beranggapan bahwa orang yang telah meninggal tetap berpengaruh kepada seluruh masyarakat, bahkan selalu mengawasi anak cucu dalam melaksanakan adat istiadat yang ditinggalkannya. Apabila anak cucu lengah menjalankan adat istiadat yang mereka warisi, maka arwah nenek moyang akan marah dan menimbulkan malapetaka. Berkaitan dengan kepercayaan tersebut maka terjadilah beberapa upacara penghormatan kepada roh leluhur : - menempatkan tulang tengkorak dan membalut dengan tanah liat serta memberi mata dengan kerang, lalu di tempatkan di rumah adat sebagai penghormatan. - Di Papua terdapat patung kayu dalam sikap duduk maupun berdiri (kowar) berbentuk manusia dengan ukuran kepala lebih besar dari pada badan. - Kemampuan orang primitif membuat lambang seperti goresan atau gambar-gambar yang terdapat pada nekara perunggu, ukiran pada haluan perahu, ukiran pada tongkat dan pahatan pada tiang-tiang rumah, semuanya itu merupakan lambing pe nolak balak. - Kerbau, merupakan lambing penolak bahaya/balak atau sebagai tunggangan roh yang telah meninggal (lihat suku Minangkabau). Kerbau juga dianggap lambing kesuburan. - Palus atau alat kelamin laki-laki dianggap lambang sebagai penolak balak. - Ular merupakan lambing dunia bawah karena ular dianggap berada di dalam tanah. - Burung Enggang (suku Dayak) merupakan lambing rong terbang ke sorga sekaligus menggambarkan dunia atas. - Pohon Hayat, merupakan lambing semua yang hidup di alam ini, dan segala kemakmuran (Hindu menyebut Kalpataru) Setelah orang menemukan logam, maka teknologi mengolah logam menjadikan suatu hal yang baru bagi mereka, ternyata logam lebih gampang di bengtuk dari pada membuat alat dari batu. Kebudayaan perunggu (dongson), kebudayaan ini dibawa oleh pengembara dari Asia Belakang. Hasil kebudayaan perunggu ini adalah Nekara maupun Moko. Nekara, terbuat dari perunggu seperti genderang perang atau menyerupai bentuk da ndang yang dipakai dalam upacara-upacara, seperti penguburan jenazah, mas kawin dan upacara memangil hujan. Di Bali (Pura Penataran Sasih) tersimpan Nekara dalam ukuran yang sangat besar yaitu tinggi 1.5 m lebar 1m. Dan Moko berukuran lebih kecil, bentuk langsing, dan garis tengahnya lebih pendek. Hiasan pada Nekara, terdapat meander, perahu jenazah, bentuk manusia, burung enggang, hiasan geometris, kodok dsb. Selain Nekara pada jaman perunggu ini juga menghasilkan bermacam-macam kapak perunggu, diantaranya terdapat kapak perunggu raksasa, mengingat bentuknya yang sangat besar tidak mungkin digunakan sehari-hari, namun lebih memungkinkan kapak tersebut digunakan untuk sarana upacara dan sebagai tanda kebesaran (Yogyakarta). Di samping itu terdapat pula kapak corong yang terbuat dari pderunggu yang bentuknya amat pariatif ada yang besar dan ada pula yang kecil. (Sulawesi dan P.Roti) Pada zaman perunggu juga ditemukan bentuk-bentuk perhiasan (gelang, binggel, anting-anting, kalung dan cincin. Cara menuang perunggu umumnya dilakukan dengan sederhana yakni; asire perdue (cetakan tunggal), dan bepalpe(terdapat anak dan induk cetakan) Seni Rupa Megalitikhum Wujud seni rupa pada zaman Megalithbikum, berupa peninggalan batu-batu besar yang tujuannya untuk sacral/pemujaan antara lain berupa: 1. Dolmen yaitu meja batu besar yang disusun dengan 4 batu kaki penyangga, sehingga bentuknya seperti meja batu. 2. Sarkopagus (peti mati), adalah untuk menyimpan jenazah leluhur, dalam bentu dua lempeng batu besar yang dapat ditangkupkan. 3. Menhir, semacam tiang batu besar, untuk memperingati para pemuka atau orang yang dianggap penting dalam kehidupan masyarakat. 4. Punden berundag, yaitu susunan batu bertingkat sehingga menyerupai bentuk segi empat panjang, dan biasanya dibelakangnya terdapat menhir, yaitu tempat untuk melakukan upacara berhubungan dengan leluhur.

maos saklengkapipun......